Dunia HewanUnik

Kisah nyata ikan yang suka masuk ke organ vital manusia saat mandi di sungai Amazon

Wow unik.info РDari semua penghuni hutan  Amazon, tidak ada yang lebih ditakuti selain ikan kecil yang dikenal sebagai candiru.

Alasannya cukup membuat bulu kuduk berdiri. Ikan kecil ini akan masuk ke penis manusia dan mengeluarkan duri-duri tajam dan bersarang disana.

hewan kecil ini kemudian akan menghisap darah inangnya dan bertelur.

ikan candiru
ikan candiru/via:detik

Tidak ada yang bisa mengeluarkannya selain operasi bedah dan amputasi organ yang telah dimasuki ikan candiru ini.

Di seluruh kawasan Amazon selama lebih dari seratus tahun, telah diceritakan tentang seekor ikan yang memiliki kebiasaan mengerikan, dimana ikan ini biasa menembus uretra pria dan wanita yang mandi, terutama jika mereka buang air kecil saat berada di dalam air.

Ikan ini sangat kecil dan nyaris transparan sehingga orang tidak akan menyadari ketika mahkluk ini memasuki organ vitalnya.

Menurut cerita masyarakat setempat, ikan candiru bahkan lebih di takuti daripada gerombolan piranha ganas yang juga menghuni perairan Amazon.

Alasan ketakutan mereka terhadap ikan ini karena dalam sekejap dapat menimbulkan rasa sakit yang paling menyiksa.

Baca juga: Kisah nyata keluarga gajah ini tertidur setelah menempuh perjalanan sejauh 500 km untuk mencari tempat tinggal baru

Serangan Candiru di era modern

Ahli botani Jerman Carl Friedrich Philipp von Martius adalah orang Eropa pertama yang mendokumentasikan candiru di Amazon. Dia menggambarkan bagaimana ketika pria lokal mengikat uretra mereka ketika menghabiskan waktu di sekitar air.

ikan candiru
ikan candiru/IST

Ada satu laporan serangan candiru dalam era modern saat itu tahun 1997.

Di Manaus, ibu kota terpencil negara bagian Amazonas, Brasil, seorang pasien dilarikan ke rumah sakit setelah candiru diketahui masuk ke uretranya.

Setelah berjam-jam operasi, ahli urologi Dr Anoar Samad berhasil mengeluarkan ikan candiru dari penis pasien yang malang itu.

Kejadian ini kemudian dipublikasikan oleh Samad. Ini merupakan kejadian terakhir yang tercatat dalam budaya modern dan literatur medis tentang serangan candiru.

 

Bagikan ke: