Dunia HewanKisah

Kisah nyata persahabatan seorang kakek dengan penguin

Wow unik.info – Mungkinkah jika kita menyayangi hewan dengan tulus akan membuat hewan itu juga menyanyangi kita?

Pertanyaan itu akan terjawab setelah kita melihat kisah berikut ini;

Kisah persahabatan antara seekor penguin dengan seorang duda berusia 71 tahun ini bisa jadi salah satu yang paling unik yang pernah di temukan.

Berawal dari tahun 2011, duda  umur 71 tahun bernama Joao Pereira de Souza menemukan seekor penguin Magellan Amerika Selatan tertutup minyak yang tumpah di pantai di sebuah pulau di lepas pantai Rio de Janeiro, Brasil.

persahabatan penguin dengan manusia

Dia yang merasa iba dengan kondisi penguin itu langsung membawanya ke rumah untuk di bersihkan dan dirawat hingga sembuh.

Joao memberi nama penguin itu Dindim. setelah membersihkan bulu-bulunya dari minyak, dia memberinya makan ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya.

Dindim untuk sementara tinggal di halaman belakang Pereira de Souza hingga Februari 2012. Cucu Pereira de Souza, yang berusia sekitar 2 tahun, juga tinggal bersamanya  dan menjadi inspirasi di balik pemberian nama Dindim.

Cucunya “tidak bisa mengucapkan kata ‘pinguim’ dengan benar, bahasa Portugis untuk penguin,” Sebaliknya cucunya itu mengucapkannya “dindim.” Sehingga penguin itu diberi nama Dindim.

Dindim sempat menghilang dan kembali setelah 5 bulan

Suatu hari di bulan Februari, Dindim menghilang begitu saja. Tidak diketahui ke mana makhluk hitam dan putih itu pergi, tetapi beberapa bulan kemudian dia muncul kembali.

Suatu hari Joao Pereira de Souza mendengar suara mencicit keras dari halaman belakang rumahnya, dan ternyata Dindim ada di sana menunggunya.

credit: lifegate.com

Keduanya dipertemukan kembali setelah Dindim menghilang sekitar 5 bulan.

Dan sejak saat itu Dindim selalu datang mengunjungi Souza setiap tahun.  Penguin itu akan kembali pada akhir Juni dan tinggal sampai pertengahan Februari setiap tahun.

Tapi yang mengejutkan adalah penguin itu telah melakukan perjalanan 5.000 mil (8000 kilometer) dari tanah kelahirannya di pantai Patagonia untuk kembali ke rumah Joao setiap tahun sejak itu.

Dindim tiba pada bulan Juni dan tinggal selama delapan bulan, sebelum berangkat lagi ke Patagonia.

credit: i.insider.com

Pensiunan nelayan itu mengatakan kepada TV lokal: “Saya mencintai penguin itu seperti anak saya sendiri dan saya percaya penguin itu mencintai saya. Tidak ada orang lain yang diizinkan untuk menyentuhnya. Dia akan mematuk mereka jika mereka melakukannya.”

Penguin Magellan hidup di lepas pantai Patagonia Amerika Selatan. Mereka dapat hidup di laut selama lima bulan sekaligus sebelum kembali ke pantai. Penguin ini diketahui berkembang biak di lepas pantai Argentina, tetapi kadang-kadang terlihat sejauh utara Rio de Janeiro.

 

Bagikan ke: