Dunia Hewan

Kisah Seekor Kuda Poni yang Berakhir Dengan Penuh Penderitaan Dan Siksaan

Setiap mahluk yang hidup didunia berhak mendapatkan perlakuan yang baik.

Namun masih banyak yang terkadang tidak diperlakukan tidak adil seperti contoh terkadang manusia memperlakukan hewan tidak baik seperti dipukuli, disiksa, dan perlakuan yang lainnya.

Motif perlakuan tidak manusiawi itu terkadang membuat kita kesal dan jengkel. Akibat dari penyiksaan, banyak hewan mengalami luka dan bahkan tidak bisa diselamatkan.

Seperti perlakuan seorang remaja, yang tidak diketahui namanya. Ia memperlakukan seekor kuda poni hingga tak berdaya dan menyebabkan kuda tersebut meninggal.

Dilansir dari Mirror, kuda poni yang dipukul secara brutal oleh remaja tersebut meninggal di depan penyelamat ketika kuda tersebut tidak diperlakukan dengan layak.

Kuda poni ini ditemukan terlantar oleh seorang pejalan kaki yang melewati Kanal Besar di Dublin, ia melihat seekor kuda poni itu sendirian diantara pepohonan.

Pria yang melihat kuda poni tersebut terlantar dan sendirian diantara pepohonan, ia segera menelepon My Lovely Horse Resque (MLHR) dan sukarelawan dari organisasi itu agar segera menangani kuda poni tersebut.

Seekor Kuda Poni yang Disiksa Oleh Pemiliknya/Via:yahoo.id

Saat kuda poni ditemukan, kuda tersebut mengalami kondisi tubuh yang melemah dan sendirian.

Dua sukarelawan yang dibantu oleh polisi mencoba membawa kuda poni tersebut ke dokter hewan untuk periksa keadaannya.

Setelah diperiksa keadaannya, dokter hewan menyatakan terdapat benjolan pada tubuhnya, wajahnya terlihat bengkak dan penuh babak belur dan memar disekujur tubuhnya.

Kuda poni tersebut sempat diberi infus dan atibiotik untuk menetralisir luka lebam pada tubuh kuda tersebut.

Dokter hewan bernama Marina mengatakan “Dia berbaring dan istirahat, kami punya ranjang jerami besar untuknya sehingga ia berbaring dengan nyaman”.

Setelah ingin kembali memeriksa kondisi kuda tersebut, ia kami temukan sudah meninggal diatas jerami tersebut. Dia meninggal dengan sangat damai tanpa ada rasa sakit lagi padanya.

Bagikan ke: