Dunia Hewan

Kuda Ini Terjebak Dalam Lapisan Lumpur Es Selama 42 Tahun Dan Berubah Jadi Mumi

Beragam jenis hal menarik dan langka dapat dijumpai disekitar alam bebas dan luas. Karena alam dikenal sebagai objek wisata yang indah, banyak para wisatawan dan pengunjung berbondong – bondong ingin menikmati keindahan alam luas dan bebas.

Membahas tentang beragam alam bebas, pernahkan diantara kalian pernah melihat seekor kuda yang terjebak didalam lapisan lumpur es selama 42 tahun dalam keadaan utuh?

Seorang Direktur Museum Mammoth di Yakutsk yang bernama Semyon Grigoryev, dan bersama para ilmuwan menemukan seekor kuda yang masih keadaan utuh tanpa ada cacat sedikitpun, yang tepatnya berada di lapisan lumpur es Siberia.

Seekor Kuda Yang Terjebak Di Lapisan Es Lumpur/sc:primitivelife

Menurut para ilmuwan, kuda ini adalah spesies yang punah. Kuda ini dikenal sebagai kuda Lenskaya atau Lena (Equus lenensis), jenis kuda yang berbeda secara genetik dari individu yang tinggal di Yakutia sekarang.

Para ilmuwan mengotopsi pada tubuh kuda dan menemukan bahwa saraf organ dan otot kuda itu masih terpelihara baik dan juga warna kulit dan bulu yang masih asli. Karena keadaan pembekuan dan penguburan yang luar biasa.

Para ilmuwan mengambil sample darah kuda itu dari arteri darah di sekitar jantung, yang masih terpelihara dengan baik. Kuda itu adalah jenis mamalia zaman es yang masih terawetkan yang ditemukan hingga saat ini, menurut Direktur Semyon Grigoryev.

Para Ilmuwan Sedang Meneliti Tubuh Kuda/sc:primitivelife

Jenis kuda Yakutian termasuk mamalia yang terberat di dunia, yang mampu bertahan dari suhu musim dingin serendah minus 60 derajat Celcius.

Grigoryev mengatakan: “Mungkin kami akan menemukan mikroorganisme asam laktat dan bifidobacteria purba, sama seperti dalam kasus hewan mamooth, yang memiliki bakteri biocenosis besar yang ditemukan di ususnya.”

Para ilmuwan kami juga menggunakan computed tomography untuk melakukan pemindaian pada mayat kuda itu untuk mempelajari mikroorganisme asam laktat dan bifidobacteria pada bangkai kuda.

Setelah diteliti dan di obsevasi, hewan mamalia itu dibawa dan diawetkan untuk di museumkan

Bagikan ke: