Sains & Teknologi

Rencana gila ilmuwan China melawan Astreoid yang akan menabrak bumi untuk menghindari kiamat!

Wowunik.Info – Ilmuwan China berencana membelokkan asteroid yang disebut dapat mengancam keberlangsungan kehidupan di bumi.

“Dampak asteroid menimbulkan ancaman besar bagi semua kehidupan di Bumi,” kata Mingtao Li, insinyur ilmu antariksa dari National Space Science Center di Beijing seperti dimuat di koran setempat.

“Membelokkan asteroid pada lintasan tumbukan sangat penting untuk mengurangi ancaman ini.” Ungkapnya.

Rencana para ilmuwan China banyak menemui tantangan. Awalnya ada opsi untuk menghentikan asteroid yang akan menabrak bumi dengan cara meledakkan dengan bom nuklir, tapi opsi ini dinilai terlalu beresiko.

Dan opsi lainnya adalah dengan cara mengirim pesawat luar angkasa untuk mendorong asteroid keluar dari jalurnya agar tidak bertubrukan dengan bumi. Walau opsi kedua ini dinilai lebih mahal.

roket luar angkasas China
roket luar angkasas China/via: spacenews.com

Sebelumnya, Roket Long March 5 milik Cina dalam program luar angkasanya telah menyelesaikan tugas pengiriman  ke Mars dan bulan.

Tapi pengendalian roket yang telah rusak di luar angakasa menimbulkan kekhawatiran, dimana pada bulan Mei, 22 ton (20 metrik ton) dari roket Long March 5 jatuh ke Bumi, baik terbakar atau mendarat di laut dekat semenanjung Arab.

Pada Mei 2020, pecahan roket March 5 sebelumnya diyakini telah menabrak dua desa di Pantai Gading.

China Meniru Konsep NASA?

Sebelumnya, lambaga antariksa Amerika Serika (NASA) meluncurkan misi  yang disebut Misi Mitigasi Asteroid Hypervelocity untuk Tanggap Darurat (HAMMER).

ukuran asteroid bennu
perbandingan ukuran asteroid Bennu dengan menara Eifffel/credit: NASA

Dalam pemberitaannya, NASA akan mengirim armada pesawat ruang angkasa setinggi 9 meter dengan pendobrak untuk menabrak asteroid keluar jalur.

Simulasi NASA menunjukkan bahwa 34-53 tubrukan dari pesawat ruang angkasa HAMMER, yang diluncurkan 10 tahun sebelum asteroid Bennu bertabrakan dengan Bumi, akan diperlukan untuk menggeser asteroid.

NASA dan ESA (Badan Antariksa Eropa) akan menjadi yang pertama menguji metode dorongan asteroid baru dalam dua misi bersama yang diluncurkan pada 24 November tahun ini.

Bennu adalah asteroid tipe B, yang berarti mengandung karbon dalam jumlah tinggi dan mengandung banyak molekul primordial yang ada saat kehidupan muncul di Bumi.

pesawat luar angakasa NASA
pesawat luar angkasa NASA Osiris Rex/ via: room.eu.com

NASA sudah mengirim pesawat ruang angkasa, yang disebut Osiris-Rex, untuk mengejar sampel dari asteroid. Osiris-Rex tiba di atas Bennu pada Oktober 2020, melayang di atasnya cukup lama untuk mengumpulkan potongan-potongan lepas dari permukaannya dengan lengan 10 kaki (3 m).

Osiris-Rex diperkirakan akan kembali ke Bumi dengan rampasannya pada tahun 2023.

Sumber: livescience.com

Bagikan ke: