Dunia Hewan

Sedih, Seekor Anjing Tua Diterlantarkan Oleh Majikannya Tanpa Diberi Makan Dan Minum

Kehidupan adalah suatu perjuangan yang harus dijalani dengan ekstra kesabaran dan kekuatan. Dengan adanya dua faktor ini, maka kehidupan yang dijalani pun akan terasa ringan dan manis.

Dengan adanya kehidupan, maka disitulah kita mengetahui jati diri yang sebenarnya dan menilai kelebihan dan kekurangan kita masing-masing.

Membahas tentang kehidupan, apa yang terlintas dibenak anda jika melihat seekor kucing atau anjing yang diterlantarkan oleh pemiliknya dengan cara yang tidak pantas seperti disiksa, tidak diberi makan atau minum, bahkan ditendang atau dilempar?

Bagaimana perasaan anda jika melihat hewan yang tidak tahu apa-apa terkena imbasnya juga?

Seekor anjing yang menderita bernama Willie menghabiskan hari yang panjang selama 12 tahun terbelenggu dengan rantai besi yang mengikat pada lehernya.

Seekor Anjing Tua Diikat Dengan Rantai/sc:erabaru

Selama bertahun-tahun seekor anjing berwarna coklat kekuningan bernama Willie, yang diikat oleh pemiliknya dengan rantai besi.

Seekor Anjing Tua Yang Diikat Dengan Rantai/sc:erabaru

Anjing itu diikat di sana selama 12 tahun, terikat siang dan malam, dan tidak pernah diberi makan dan minum bahkan diajak bermain.

Bagaimanapun, masa hidup seekor anjing adalah antara 10 sampai 15 tahun, dan “Willie”, yang telah terikat lama di sana seumur hidupnya.

Seorang relawan penyelamat yang bernama Jes tidak tega melihatnya, dengan penuh belas kasihan ia selalu mengantarkan makanan dan minum pada anjing yang malang dan sederhana.

Jadi hari-hari berikutnya, begitu melihat mobil relawan itu datang, “Willie” dengan sangat bersemangat, menggoyang-goyangkan ekornya dan berputar-putar untuk menyambut dia.

Suatu hari, Jes mengunjungi Willie dan dia memeriksa keadaannya dan menemukan bahwa anjing itu berada dalam kondisi yang sangat buruk, dan mengalami kesulitan berdiri.

Jes bergegas langsung menemui pemiliknya dan memintanya melepaskan anjingnya, membiarkannya menjalani hidup dengan tenang.

Pada akhirnya, pemilik “Willie” menyetujuinya. Ketika mereka membawa ia ke tempat penampungan hewan, dengan cepat relawan segera memandikannya, merawatnya, dan membawanya ke dokter hewan.

Meskipun mereka tahu bahwa anjing itu mungkin tidak akan bisa hidup lama, mereka tidak menyangka bahwa hidup “Willie” hanya tinggal beberapa hari saja.

Setelah ia diperiksa dan di check, dokter hewan mengatakan bahwa karena kurangnya perawatan dalam jangka panjang.

Dia menderita penyakit cacing jantung stadium akhir, tumor paru-paru dan penyakit lain yang berkaitan dengan anjing, menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Jes yang mendengar sangat sedih dan stafnya membuat “daftar keinginan” untuk anjing itu.

Jes dengan segera melakukan yang terbaik pada anjing itu untuk yang belum pernah mengalami kesenangan yang tidak pernah dia miliki dalam kehidupannya.

Malam itu, Jes membuatkan tempat tidur anjing yang lembut dan nyaman yang belum pernah ia rasakan, dan “Willie” tertidur dengan tenang.

Ketika “Willie” membuka matanya kembali dengan lemah, itu mungkin menjadi sebuah “firasat” untuk sang relawan itu.

“Willie” tidur di ranjang empuknya di malam hari, itu adalah barang mewah yang belum pernah ia dinikmati sebelumnya.

Dan keesokan harinya, Jes memeriksa keadaan anjing itu dan ditemukan sudah tidak bernapas lagi.

Firasat sang relawan itu benar, ia merasakan sebelumnya anjing itu membuka mata perlahan seperti ia “mengatakan” terima kasih karena sudah menolongku dan memberi aku makan serta tempat tidur yang empuk.

Sang relawan dengan sedih dan ikhlas harus melepaskannya, dan itu adalah momen dimana ia berhasil membantu anjing yang malang itu dari siksaan dan belenggu yang mengikatnya.

 

Bagikan ke: