Dunia Hewan

Tega, Seekor Anak Anjing Ini Dibuang Oleh Pemiliknya Dengan Kondisi Patah Tulang Dan Tubuh Dilumuri Lem

Tidak semua hewan peliharaan memiliki nasib yang beruntung memiliki majikan yang mengadopsi dan merawat dengan penuh belas kasihan.

Seperti kisah anjing yang bernama Hu Hu ini diduga disiksa dan dibuang oleh pemiliknya dengan keadaan yang memperihatinkan.

Anjing itu ditemukan terlantar di pinggir jalan dengan kondisi tubuhnya yang dipenuhi dengan lem hingga mata menjadi buta.

Dilansir dari Daily Mail, anak anjing ini dibuang oleh pemiliknya dengan kondisi tubuhnya terbalut lem tebal yang digunakan untuk dalam pembangunan rumah.

Seekor Anak Anjing Dibuang Oleh Pemiliknya Dengan Kondisi Patah Tulang Dan Tubuh Dilumuri Lem/Via:tribunnews

Anak anjing terlantar itu ditemukan di jalan pedesaan Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China Utara.

Warga sekitar yang merasa kasihan melihat anjing tersebut, akhirnya mereka membawa hewan berbulu itu ke dokter hewan untuk diperiksa kondisinya.

Dokter hewan yang memeriksa keadaannya mengatakan “mata anak anjing yang berusia tiga bulan tersebut mengalami buta.

Itu akibatkan cairan lem yang dilumurkan kepada tubuhnya sehingga anak anjing itu mengalami buta pada bagian mata.

Bukan hanya buta, anak anjing itu juga mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuhnya seperti ekor.

Luka pada tubuh anak anjing itu diduga dipukul oleh pemiliknya yang telah membuangnya ke pinggir jalan.

Melihat kondisi anak anjing itu belum stabil, akhirnya ia harus menjalani perawatan di klinik hewan setempat.

Kelompok penyelamat hewan setempat mengunggah postingan anak anjing malang itu ke media sosial dengan bertulis “Anak anjing itu baru berusia tiga bulan dan buta”.

Melihat kondisi anak anjing itu sudah pulih, kini anak anjing itu telah diadopsi oleh warga yang menemukannya.

Postingan anak anjing itu menjadi ramai di media sosial dan juga menimbulkan kemarahan netizzen akibat perlakuan pemiliknya yang dulu.

Postingan kesejahteraan hewan itu menyita banyak perhatian publik, hingga saat ini daerah sekitar belum menetapkan peraturan untuk melindungi hewan tersebut.

Berdasarkan data perlindungan hewan dunia, di China banyak anjing dijadikan makanan dan mengalami penyiksaan yang menyedihkan.

Bagikan ke: